Gumpalan Berbau Busuk Bernilai 45,6 M, Bikin Nelayan Misqin Mendadak Jadi Kaya Raya

Tak disangka, dari gumpalan batu berbau busuk ini seorang nelayan miskin bisa menjadi kaya raya hanya dalam satu malam. Ia mengaku tidak menyangka dengan tawaran harga yang diberikan oleh pengusaha untuk membeli gumpalan batu itu.

Bak kejatuhan rezeki nomplok, nelayan ini menemukan ‘harta karun’ berupa muntahan ikan paus atau Ambergris senilai Rp 45,6 miliar.

Baru-baru ini, seorang nelayan jadi kaya mendadak setelah menemukan muntahan ikan paus di pantai.

Gumpalan tersebut bukan gumpalan sembarang atau tak bernilai, melainkan dikenal dengan sebutan Ambergris, zat yang tak ternilai harganya yang hanya ditemukan di usus paus sperma.

Mulanya dia tidak menyadari bahwa ia baru saja menemukan ‘harta karun’ yang memecahkan rekor dari sisi berat dan juga harga.

Harga muntahan paus temuan nelayan tersebut ditaksir mencapai £ 2,4 juta atau sekitar Rp 45,6 miliar (kurs Rp 19.000/dolar AS).

Ambergris biasa dipakai sebagai bahan untuk membuat aroma parfum tahan lebih lama dan tetap wangi.

Penemuan nelayan ini merupakan rekor dari segi jumlah dan berat Ambergris yang ditemukannya di dekat rumahnya di Daerah Nakhon Si Thammarat, Thailand selatan, Thailand, dikutip dari Daily Star, pada Selasa (1/12/2020).

Naris Suwannasang (60), nelayan yang tergolong miskin ini akan jadi jutawan dalam semalam.
Naris menemukannya setelah melihat beberapa gumpalan keabu-abuan dari zat seperti jeli di pantai dekat rumahnya.

Diketahui zat langka, ambergris ini diproduksi di usus paus sperma. Paus sperma mengeluarkan bubur usus ke laut ketika mereka mengalami masalah perut atau tenggorokan.

Saat menemukan benda aneh itu, Naris menelepon beberapa sepupunya yang membantunya membawa pulang benda itu.
Dia curiga dia mungkin telah menemukan sebongkah ambergris, dan setelah menyalakan sepotong kecil, ia langsung yakin.

Apa yang tidak dia sadari pada saat itu adalah bahwa penemuannya adalah yang terbesar dalam catatan sebab temuan ambergris-nya bernilai sekitar £ 2,4 juta atau senilai Rp 45,6 Miliar.

“Saya berencana untuk pergi ke polisi dan meminta mereka mencatat penemuan saya karena saya takut itu mungkin dicuri dari rumah saya,” ujar Naris.

Naris kemudian mengaku telah dihubungi oleh seorang pengusaha lokal yang menawarinya 960.000 baht Thailand atau sekitar Rp 480 juta (kurs Rp 500/baht) per kilogram.

Tentu jumlah tersebut sangat besar nilainya, utamanya bagi Naris yang saat ini berpenghasilan hanya sekitar £ 500 (Rp 250.000) sebulan. Dia sekarang menunggu penawar Ambergris tersebut dengan harga terbaik.

“Pengusaha itu memberi tahu saya bahwa dia akan datang untuk memeriksa kualitas Ambergris nanti dan harganya mengejutkan saya. Saya bisa menerima sekitar 960.000 (baht) per kilogram jika ambergris yang saya temukan adalah kualitas terbaik.”

Wah, seperti mimpi ya jika mendapatkan uang sebesar itu. Bagi para nelayan di Indonesia, juga bisa jadi pelajaran nih agar jika menemukan ciri-ciri batu yang serupa tidak diabaikan begitu saja.