Terungkap Pemberi Ide Racvn Sian1da adalah Pelanggan Salon Tempat Nani Bekerja

376 views

Nani Aprialliani Nurjaman (25) mendapat ide mengirim makanan ditaburi racvn sian1da,, dari teman lelakinya yang berinisial R. Menurut Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi, R adalah pelanggan di salon tempat Nani bekerja dan sudah berteman lama dengan Nani.”R ini pelanggan (salon). Iya betul (lama berteman). Pengakuan seperti itu,” ucap Ngadi saat dikonfirmasi, Senin (3/5).

Dalam keterangan tertulisnya, Ngadi menjelaskan bahwa R menaruh rasa kepada Nani. Namun Nani justru suka pada polisi bernama Tomy dan kadang curhat kepada R. Hubungan asmara Nani dan Tomy sepertinya cukup serius. Mereka pernah tinggal serumah di Cempokojajar, dan kepada tetangganya mereka mengaku nikah siri.

Namun, hubungan asmara ini kemudian tidak berlangsung mulus sehingga membuat Nani sakit hati. “R tersebut menyarankan memberi pelajaran kepada T dengan KCN (sian1da,,),” terang Ngadi.Ide dari R lantas dieksekusi oleh Nani dengan membeli 250 gram kalium sian1da,, (KCN) di e-commerce dengan harga Rp 224 ribu. Belum diketahui detail di toko online mana dia membeli.

Tiga bulan setelah pembelian sian1da,, itu, Nani menjalankan aksinya dengan menabur sesendok racvn sian1da,, di bumbu sate ayam yang dia kirim untuk Tomy. Nani yang mengaku hanya berniat membuat Tomy mencret, tampak menyiapkan skenario dengan matang untuk menghilangkan jejak. Dia menitipkan sate beracvn sian1da,, itu kepada driver ojol dengan orderan offline dibayar Rp 30 ribu pada 25 April 2021.

Dia berpesan kepada driver ojol bahwa sate itu dari ‘Hamid dari Pakualaman’. Perempuan asal Majalengka itu mengaku tak punya aplikasi dan tak punya ponsel saat dimintai nomor HP oleh driver ojol bernama Bandiman (47).
Nani yang dalam kesehariannya tak mengenakan hijab, saat menyerahkan sate kepada Bandiman memilih mengenakan hijab. Dia memakai helm merah tanpa memakai masker.

Nani yang kala itu mengenakan jaket krem lantas membuang jaket tersebut. Dia juga mengganti motornya setelah menitipkan sate ke Bandiman.

Sate yang dibawa Bandiman ditolak oleh istri Tomy karena merasa tak mengenal pengirimnya. Tomy yang kala itu tak berada di rumah juga mengaku tak mengenal pengirim “Hamid dari Pakualaman”.
Istri Tomy meminta Bandiman membawa pulang sate tersebut. Namun ternyata sate itu justru menewaskan anak bungsu Bandiman yang makan bumbu sate beracvn sian1da,,.

sumber : kumparan.com