Tak Ada Kuota Internet Saat Mau Mendaftar SMK, Siswa ini Datang ke Sekolah Naik Sepeda Bersama Sang Ayah

Di saat banyaknya para pelajar menaruh gengsi untuk pergi ke sekolah diantar orangtua, terlebih hanya menggunakan kendaraan berupa sepeda tua. Maka tidak halnya dengan siswa di Slawi, Tegal, Jawa Tengah ini. Putra Nabil Zakarian justru senang dan gembira bisa mendaftar sekolah sebagai siswa baru bersama ayahnya menggunakan kendaraan kebanggaan mereka.

Meski faktanya, untuk menuju SMKN 1 Slawi, Putra harus mengayuh sepeda sejauh 15 km dari tempat tinggalnya di Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, seperti dilansir Tribunnews.com. Putra sendiri memilih untuk mendaftar langsung di sekolah bukan karena tidak memiliki akses internet, seperti yang diberitakan sebelumnya, tetapi karena belum membeli kuota.

“Sejak pendaftaran saya sering ke sana (SMKN 1 Slawi) dan kebetulan saya belum beli kuota,” tuturnya. Bahkan setelah pendaftaran pun, Putra masih tetap rajin mendatangi sekolahnya untuk mengetahui mekanisme pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sudah lama diterapkan pemerintah selama pandemi Covid-19.

“Kalau (sekolah) online saya kurang paham, jadi saya ke sekolah untuk lebih tahu,” ujarnya. Sedangkan untuk pembelian kuota belajar, diakui Putra, dirinya harus menabung terlebih dahulu karena ayahnya tidak memiliki pendapatan tetap, berprofesi sebagai petani.

“Saya beli kuota dengan tabungan dan uang saku yang saya kumpulkan. Kadang kalau ngga punya uang saya tahan beli kuota. Jadi gak setiap bulan beli kuota terus,” katanya.

Ia pun tak menyangka dengan viralnya video dirinya yang tengah berbonceng dengan sang ayah. Putra juga tidak sadar dirinya direkam, dan tak tahu siapa sosok perekam yang kini telah membuat dirinya jadi perbincangan hingga dibanjiri doa serta dukungan dari warganet.

“Senang sekali, saya jadi lebih bersemangat karena dorongan dari warganet dan juga teman saya,” imbuhnya.

sumber : palingseru.com