Datang ke Mimpi, Amel Korban Pembvnvhan Subang Minta Dibacakan Yasin

139 views

Meski pemeriksaan sudah memasuki hari ke-13, namun kasus pembvnvhan yang menewaskan ibu (Tuti Suhartini) dan anak (Amalia Mustika) di Subang, Jawa Barat belum benar-benar tersingkap. Menariknya, di luar proses pemeriksaan, ada fenomena tak biasa yang dialami keluarga dekat.

Kakak kandung Tuti, Yeti Mulyati berkisah, beberapa hari lalu saudara dekatnya mengaku memimpikan Amalia saat sedang tertidur. Hal tersebut lantas membuatnya tertegun. Sebab, bagi sebagian orang atau kelompok, mimpi didatangi orang yang telah meninggal memiliki arti dan makna tertentu.

“Kemarin (Sabtu), saudara saya menelpon ke saya, katanya Amalia ada di dalam mimpinya,” ujar Yeti, dikutip Selasa 31 Agustus 2021.

Pada mimpi tersebut, Amalia atau Amel meminta dikirimkan Yasin selama 40 hari berturut-turut. Syahdan, tak lama setelahnya, Yeti langsung menghampiri kediaman saudaranya itu dan menggelar yasinan bersama.

“Katanya minta dibacakan surat Yasin selama 40 balikan. Saya langsung ke rumah saudara saya dan langsung menggelar acara yasinan,” tuturnya.

Sosok Amalia Mustika di mata orang dekat
Lebih jauh Yeti memastikan, Amel merupakan orang yang ramah dan dekat dengan keluarga. Bahkan, menurutnya, sifat baik Amel diturunkan dari ibunya, Tuti yang memiliki kepribadian serupa.

“Amalia sopan banget kalau lagi bersama keluarga lain, juga senyum-senyum, baik banget, masya Allah mereka berdua tuh,” terangnya.

Sementara tetangga terdekatnya, Cucu memastikan, Amel merupakan pribadi yang baik dan tak banyak bicara. Itulah mengapa, kepergiannya terasa sangat menyesakkan.

“Sosok keluarganya baik banget, malah sering jajan di warung saya, saya kaget denger kabar mereka meninggal dunia kayak gitu. Terutama Amel ya, dia tuh pendiem banget orangnya, kalau kata orang Sunda mah ‘gerenyeh’, gitu,” kisahnya.

Hal senada juga turut disampaikan sahabat dekat Amel, Siti yang menjadi saksi betapa baiknya Amel saat masih hidup di dunia.

“Sosok Amalia jelas baik, enggak pernah jahat sama orang, enggak pernah marah, pendiam lah orangnya juga. Saya bersama rekan-rekan yang lain sangat merasa kehilangan sosok dari Amalia tentunya, semoga Amalia bersama ibunya diterima di sisi Allah SWT,” kata Siti.