Pilu! Wanita Ini Menikah di Depan Jenazah Sang Ibu, Hingga Tuai Simpati dari Para Netizen

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial.

Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial. Penggunaan adat atau aturan tertentu kadang-kadang berkaitan dengan aturan atau hukum agama tertentu.

Pengesahan secara hukum suatu pernikahan biasanya terjadi pada saat dokumen tertulis yang mencatatkan pernikahan ditanda-tangani. Upacara pernikahan sendiri biasanya merupakan acara yang dilangsungkan untuk melakukan upacara berdasarkan adat-istiadat yang berlaku, dan kesempatan untuk merayakannya bersama teman dan keluarga.

Wanita dan pria yang sedang melangsungkan pernikahan dinamakan pengantin, dan setelah upacaranya selesai kemudian mereka dinamakan suami dan istri dalam ikatan perkawinan.

Hari pernikahan menjadi momen yang paling membahagiakan dan dinantikan bagi sepasang pengantin untuk memasuki jenjang yang lebih serius yakni membangun rumah tangga. Segala persiapan termasuk finansial dan mental menjadi hal yang tidak boleh ketinnggalan dalam tahapan mengikat janji pernikahan.

Namun, pernahkah terbesit jika hari bahagia Anda merupakan hari yang menyedihkan? Hal ini seperti yang dirasakan pengantin wanita bernama Intan yang tepat di hari pernikahannya harus merasakan bahagia sekaligus sedih. Pasalnya, wanita ini harus mengikhlaskan kepergian sang ibu untuk selama-lamanya tepat di hari pernikahannya.

Kisah haru seorang anak yang harus menggelar akad nikah di depan jenazah ibu menjadi viral. Kisah itu dialami oleh Dester Ayu Retriyansyah yang berusia 24 tahun asal Palembang, Sumatera Selatan. Ia mengunggah videonya di akun TikTok @dstrayu, Senin (5/7/2021).

“Berencana menikah 11 Juli 2021, ternyata Allah lebih saya mama. Harus akad di depan jenazah almarhum mama, semuanya seperti mimpi,” tulisnya.

Dester mengungkapkan, ibunya meninggal dunia pada Rabu (30/6/2021). Sementara itu, ia dan kekasih berencana menikah pada Minggu (11/7/2021). Sehingga, akad nikah Dester harus dipercepat pada Kamis (1/7/2021).

Ia mengatakan, prosesi akad nikah yang digelar di depan jenazah ibu merupakan kesepakatan dari kedua keluarga. Selain itu, sang ibu memang sempat meminta agar pernikahannya dipercepat. Dester mengaku perasaannya campur aduk saat melangsungkan akad nikah.

“Rasanya sudah enggak karuan, harus sedih atau senang sudah enggak jelas lagi. Tangis pun pecah setelah pasanganku selesai mengucapkan ijab kabul,” ujarnya saat dilansir Tribunnews.com, Jumat (9/7/2021).

Ia mengungkapkan, ibunya sudah mengidap penyakit jantung sejak Januari 2021 lalu. Sang ibu lalu dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta karena fungsi jantungnya sudah menurun pada akhir Mei 2021. Saat masih dirawat, ibunya meminta agar dirinya mempercepat tanggal pernikahan.

“Tanggal 19 Mei 2021, orang tua pasangan datang ke rumah untuk membicarakan tanggal pernikahan. Karena almarhumah mama minta dipercepat tanggal pernikahannya. Padahal, rencana kami untuk akad nikah di bulan November tahun ini,” terangnya.

Setelah sepekan dirawat di rumah sakit, ibu Dester diperbolehkan pulang pada Selasa (22/6/2021).

“Jadi kita bawa mama pulang ke kontrakan yang mama dan papa tempati selama di Jakarta. Hari Rabu aku balik lagi ke Palembang, tapi memang kayak berat banget buat meninggalkan mama pulang,” lanjut Dester.

Saat berada di Palembang, dirinya dihubungi oleh dokter pada Rabu (30/6/2021). Saat itu, ibunya memang kembali dirawat di rumah sakit karena kondisinya yang menurun. Dester lalu meminta ayahnya yang berada di Jakarta agar segera datang ke rumah sakit.

“Saat papa ke rumah sakit, ternyata mama sudah enggak ada. Mama dinyatakan meninggal,” pungkas dia.

Sumber : helo.id