Karantina Tanpa Orangtua, Viral Anak 4 Tahun Pakai Hazmat Tiba di RS Sendiri

“Sayangnya, seorang anak laki-laki berusia 4 tahun telah terinfeksi (COVID-19).”

“Tidak ada orang tua yang menemani. Pergi ke ruang karantina sendirian,” demikian bunyi narasi dalam video viral yang memperlihatkan seorang anak 4 tahun memakai baju hazmat putih.

Video yang diambil di koridor rumah sakit ini bukanlah sedang terjadi di negeri kita, Indonesia, melainkan di China.

Ya, China belakangan ini kembali berjuang melawan virus tersebut. Bahkan baru-baru ini pemerintah memberikan laporan lonjakan kasus COVID-19 varian Delta, yang kebanyakan dialami anak-anak.

“Di Putian, 57 dari 129 kasus yang baru-baru ini dilaporkan berusia di bawah 12 tahun,” demikian laporan pemerintah, dilansir health.detik.com.

Sebagai langkah cepat memutus mata rantai wabah virus varian baru tersebut, pemerintah langsung menerapkan lockdown dilayah dan melakukan tes massal dalam hitungan hari.

Mereka dengan cepat mengisolasi kontak dan merujuk pasien COVID-19 langsung ke tempat isolasi, sekali pun itu anak berusia balita dan hanya seorang diri tanpa didampingi orangtua seperti kasus anak kecil tersebut.

Dengan seorang diri dan pengetahuan minim, balita malang itu terus mengikuti arahan petugas medis. Termasuk saat masuk ke ruang CT scan sembari membawa ransel setengah ukuran tubuhnya.

“Itu membuat hati saya sakit,” tulis komentar warganet di Weibo, platform mirip Twitter China.

“Mataku mulai berkaca-kaca,” sahut warganet lainnya.