Jangan Malu Memiliki Suami Yang Belum Kaya, Karna Mereka Pekerja Keras Yang Tidak Pernah Kenal Lelah

Penilaian manusia memang tidak akan pernah cukup dan puasa, kita melakukan sesuatu yang baik sekalipun, jika dalam hatinya menaruh benci kepada kita maka pasti dianggap kurang dan buruk. (foto cover: ilustrasi, sumber)

Maka kamu yang selalu dinilai buruk, selalu dibicarakan kekurangannya, tidak perlu merasa sedih. Ingat, tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua orang memiliki kekurangan.

Setiap Diri Memiliki Kekurangan dan Kelebihannya Masing-masing, Syukuri Ketetapan Allah

Iya setiap diri itu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, maka syukurilah ketetapan Allah. Syukuri apa yang telah Allah putuskan menjadi takdirmu.

Untuk apa merasa malu? manusia itu memang kadang begitu sifatnya, kalau baik ya muji, kalau buruk dan kurang di mata mereka ya mencaci dan sebagainya.

Gunjingan Manusia? Biarkan Mereka Selalu Mengulas Kekuranganmu, yang Harus Kamu Lakukan Adalah Tetap Sabar

Lagipula untuk apa memperhitungkan gunjingan manusia? biarkan mereka selalu mengulas apapun kekurangan yang ada dalam dirimu, yang harus kamu lakukan adalah tetap sabar dann sabar.

Mereka yang Selalu Menggunjing Kekuranganmu Juga Bukan Orang yang Sempurna, Tapi Mereka Terlalu Angkuh

Sunghuh mereka yang sellau menggunjing setiap kekuranganmu juga bukan orang yang sempurna, tapi karena kadang mereka terlalu angkuh dan sombong maka merasa tidak punya kekurangan.

Sekalipun memang sudah banyak kelebihannya, tapi saat mereka tidak bisa menjaga hati dan lisan, disitulah kekuarangannya mereka yang sebenarnya.

Tetap Rendah Hatilah Dengan Keikhlasan, Tapi Jangan Pernah Merasa Rendah Diri, Karena Allah Menyayangimu

Kamu harus tetap rendah hati dengan keikhlasanmu, tapi jangan pernah kamu merasa rendah diri dengan apapun yang diusapkan mereka, karena sungguh Allah menyayangimu.

Biarkan Penilaian Manusia Buruk Tentang Kekuranganmu, yang Penting Taatmu Kepada Allah Tidak Pernah Berkurang

Ingatlah sekali lagi, biarkan penilaian manusia itu buruk tentang kekuranganmu, yang penting kamu tetap jaga akhlaq dengan baik, jaga budi pekertimu dengan baik, dan yang penting kamu jaga taatmu kepada Allah agar tidak pernah berkurang. (sumber: humairoh)

Jangan Menikah Hanya Karena Cinta, Tapi Karena Akhlaq dan Agama, Sebab Rasa Itu Akan Segera Sirna

Cinta, kebanyakan orang memilih hidup bersama alasannya karena “cinta”, dan iya hidup dengan seseorang yang dicintai dalam waktu yang lama itu sangat menyenangkan.

Tetapi apakah cinta saja cukup? tidak, cinta saja tidaklah cukup sebagai bekal hidup bersama. Cinta hanya salah satu pengikat, dan ada banyak hal yang harus kamu perhitungkan agar ikatan itu semakin kuat.

Apa? akhlaq dan agama, dari kedua inilah cinta yang hadir insyaallah akan membawamu kepada kedamaian hidup yang kamu harapkan.

Jika Hanya Cinta yang Menjadi Dasarmu Berumah Tangga, Pada Akhirnya Rasa Bosan Akan Mengajakmu Pergi

Karena jika hanya cinta semata yang menjadi dasarmu berumah tangga, menikah, hidup bersama, maka pada akhirnya rasa bosan akan mengajakmu pergi.

Dan bukan hal yang mustahil untukmu atau pasanganmu berselingkuh, jika hanya cinta saja yang menjadi pondasimu membangun pernikahan.

Sebab tidak jarang rumah tangga diluar sana yang akhirnya berantakan, salah satu dari pasangan tersebut berselingkuh, karena hadirnya rasa bosan dari rasa yang sudah memudar.

Jika yang Menjadi Dasarmu Membangun Hubungan Adalah Baiknya Akhlaq dan Budi Pekerti, Insyaallah Kamu Akan Damai

Tetapi berbeda lagi jika yang menjadi dasarmu membangun gubungan adalah baiknya akhlaq, beinggnya hati, dan luwesnya budi pekerti, insyaalah kamu akan damai menjalani hari-harimu hingga akhir hayatmu nanti.

Lalu bagaimana dengan dia yang sudah baik agama dan akhlaqnya tapi pada akhirnya berkhianat? maka itu semua urusan Allah, karena Allah lebih tahu apa yang sebenarnya manusia itu harus lalui dalam hidupnya.

Dalam Pernikahan Tidak Hanya Akan Kamu Temui Kebahagian, Tapi Ada Suka Dukanya Pula, dan Agama Adalah Penengahnya

Namun kembalikan lagi pada pikiran manusia, kamu harus mampu memilih yang terbaik, melihat mana yang benar-benar bisa kamu andalkan sebagai penyempurnamu dimasa yang akan datang, jangan hanya asal cinta maka iya saja.

Kamu harus tahu, dalam pernikahan itu tidak hanya akan kamu temui sebuah kebahagiaan, tapi ada suka dukanya pula, dan agama adalah penengahnya.

Jika agama seseorang sudah baik, sudah tahu bagaimana cara menjalin relasi yang kuat dengan Allah, maka masalah seperti apapun pasti teratasi dengan baik.

Kamu Harus Mampu Memilih yang Baik Akhlaq dan Agamanya, Karena Dua Itulah yang Akan Menjadikan Seseorang Itu Bertanggung Jawab

Oleh sebab itu, kamu harus mampu memilih yang baik akhlaq dan agamanya, kamu harus mampu memilih yang benar-benar bisa mengimbangimu, karena dua itulah yang akan menjadikan seseorang itu bertanggung jawab.

Ingat, Cinta Saja Tidka Cukup Sebagai Bekalmu Membangun Rumah Tangga, Maka Pastikan Alasanmu Menikah Bukan Hanya Cinta Semata

Serta satu hal lagi yang harus kembali kamu ingat, cinta saja tidak akan pernah cukup sebagai bekalmu menuju kehidupan rumah tangga, maka pastikan alasanmu menikah bukan hanya cinta saja, tapi benar-benar berpikirlah realistis sesuai dengan apa yang memang kamu butuhkan.

sumber: humairoh.com