Pelaku Pencab-ulan Jadi Kasta Terendah di Penjara, Ahmad Dhani Bongkar Alasan Saipul Jamil Tak Jadi Amu-kan Napi

Penolakan terhadap Saipul Jamil masih terus mengalir, meski sang pedangdut sudah meminta maaf atas dosa masa lalunya.

Publik ramai-ramai menolak kehadiran Saipul Jamil di layar kaca televisi, usai mempertimbangkan gelarnya sebagai mantan narapidana kasus pencab-ulan anak.

Masyarakat mengaku tak ingin narapidana kasus pencab-ulan anak seperti Saipul Jamil diberi panggung.

Sebelumnya, Saipul Jamil telah mendekam di Lapas Cipinang selama 5 tahun 7 bulan, atas kasus pencab-ulan dan suap pada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Mantan suami Dewi Perssik melewati hari-harinya di lapas dengan selamat, tanpa mendapat amukan dari penghuni penjara yang lain.

Menurut kesaksian musisi kondang Ahmad Dhani, para pelaku pencab-ulan biasanya jadi sasaran amukan penghuni penjara.

Bahkan Dhani mengaku ada seorang napi yang tewas ditusuk menggunakan sikat gigi, karena sang napi telah melakukan sod-omi pada anak.

Kepada Deddy Corbuzier, Dhani mengaku pelaku pencab-ulan merupakan kasta terendah dalam penjara, banyak orang yang jijik terhadap napi pencab-ulan.

Baca Juga: Takut Diceraikan Mulan Jameela, Ahmad Dhani Kapok Terlalu Berani di Dunia Politik: Gua Diancam

“Waktu gue di Surabaya, ada napi yang dipenjara karena bunuh napi pelecehan seksual,” ujar Dhani, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Deddy Corbuzier pada Sabtu, 25 September 2021.

Dhani mengungkapkan jika Saipul masih selamat karena sang pedangdut tak melakukan sod-omi pada korban.

“Makanya kenapa Saipul Jamil masih selamat, karena dia bukan pelaku sod-omi, dia pelaku ‘hap’ jadi masih selamat,” kata Dhani.

“Kalau pelaku sod-omi terutama pada anak laki-laki kecil biasanya begitu perlakuannya,” ujarnya.