Alvin Faiz Akui Dapat Pesan dari Guru Ameer Jika Adiknya akan Berpulang

Posted on

Kabar duka datang dari keluarga mendiang Ustaz Arifin Ilham. Putranya bernama Ameer Azzikra, meninggal dunia, Senin (29/11/2021) dini hari.

Ameer Azzikra meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, selama tiga hari dan menghembuskan nafas terakhirnya pukul 01.00 WIB.

Alvin Faiz, kaka Ameer Azzikra yang juga anak mendiang Ustaz Arifin Ilham menyampaikan adiknya meninggal dunia karena sakit.

Sebelum meninggal, diakui Alvin Faiz kalau Ameer sempat menjalani aktivitas seperti biasanya tanpa mengeluhkan sakit.

Namun, sebelum meninggal, diakui Alvin bahwa ia sempat mendapat pesan dari guru Ameer, yakni Habib Hasan kalau adiknya akan berpulang.

“Jadi guru Ameer udah punya firasat, Ameer akan meninggal lebih dulu dari istrinya, Nadzira Shafa,” kata Alvin Faiz ketika ditemui di pemakaman Ameer Azzikra, di Pondok Pesantren Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Senin siang.

“Ya saya tidak menyangka akan secepat ini. Saya berpikir masih lama gitu kan. Jadi biasa aja.

Tapi ya Allah berkehendak lain, firasat itu kejadian setelah Habib menyampaikan sebulan lalu,” sambungnya.

Alvin menyebut kalau Ameer sudah diberitahukan oleh Habib Hasan akan firasatnya itu. Lantas, bagaimana reaksi Ameer?

“Ameer pun sudah tahu.

Ya dia menyiapkan semuanya, sampai aser dan hartanya dilimpahin ke istrinya, Nadzira,” ucapnya.

Ketika dilarikan ke rumah sakit, Alvin juga tidak mengira kalau Ameer kondisinya terus menurun dan akhirnya meninggal dunia.

“Engga punya firasat sih. Sebelumnya Ameer sempat dirawat sehari.

Abis itu jalan pantai di Banten, dia gabisa diem orangnya,” jelasnya.

“Begitu tiga hari lalu dilarikan ke rumah sakit, kami mengira cuma kecapaian.

Dan disitu baru tahu Ameer mengidap Liver dan juga komplikasi paru.

Ada flek di paru-parunya,” tambahnya.

Ketika Ameer Azzikra meninggal dunia, Alvin Faiz sedih sekali memikirkan kenangan bersama sang adik, yang terus memotivasinya dan menahannya ketika marah.

“Ameer sosok dermawan.

Dia juga orang yang memotivasi saya untuk kajian dan mengaji.

Kalau saya marah, dia yang selalu menahan saya. Saya sangat kehilangan,” ujar Alvin Faiz.