Radang Paru dan Infeksi Ginjal Jadi Penyebab Ameer Azzikra Alami Kritis hingga Meninggal Dunia

Ameer Azzikra menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (29/11/2021) dini hari tadi. Sebelumnya, Ameer diketahui sempat mengalami kritis hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Ameer sendiri diketahui meninggal dunia lantaran mengidap penyakit pneumonia akut atau radang paru hingga menyerang ginjalnya. Komplikasi penyakitnya tersebut, membuat pria yang baru berusia 21 tahun itu meninggal dunia sekitar pukul 01.20 WIB dini hari tadi.

“Ameer sakit infeksi paru-paru dan infeksi ginjal. Limpa nggak kena, nggak apa-apa. Jadi pneumonia akut ditambah ginjal, jadi komplikasi,”ungkap Hanny Kristianto, selaku kerabat dari Almarhum, dikutip dari tayangan Intens Investigasi.

“Habis nikah nggak pernah sakit. Terus bulan lalu baik-baik saja, setelah kontrol baru ketahuan,” katanya.

Sebelumnya, Hanny menyebut bahwa kondisi Ameer sempat membaik, tak lama setelah dibawa ke rumah sakit. Dia bahkan sudah bisa berjalan dan mengobrol dengan anggota keluarganya. Akan tetapi, kemarin, setelah maghrib kemarin, kondisi Ameer tiba-tiba berubah drastis. Dia dikabarkan mengalami kritis, sampai dokter dan pihak rumah sakit memanggil keluarga untuk mendoakan Ameer secara langsung

“Sudah beberapa hari Ameer masuk rumah sakit, tadi siang itu sudah bisa jalan. Lalu sebelum maghrib juga masih ngobrol sama Umi Yuni, Umi Fema, sama nenek. Setelah maghrib diberitahu kondisinya menurun,” katanya.

“Kritisnya dalam tahap dokter sudah sampai memanggil keluarganya. Dokter dan medis sudah memberi kesempatan dan dispensasi untuk semua keluarganya masuk ke dalam, mendoakan Ameer,” tukasnya.