• Rab. Apr 8th, 2026

    Ratusan Mahasiswa STIKES Mitra Sejati Medan Kecewa, Gagal Mendapatkan Kuliah KIP Gratis

    Byredaksi

    Mar 1, 2026

    Mahasiswa STIKES Mitra Sejati, Foto-aus

    detiknewsone.com

    MEDAN,-Ratusan  Mahasiswa  yang kuliah di perguruan tinggi STIKES Mitra Sejati Medan  kecewa karena biaya kuliah gratis jalur KIP tidak cair,  hal ini memicu kepanikan para mahasiswa harus membayar uang semester secara reguler,  yang beralamat di jalan Muhammad Basir nomor 61 Medan Johor,  Sabtu, (30/2/2026).

    Sebelumnya para calon mahasiswa yang mendaftar di STIKES Mitra Sejati sebanyak 79 orang jurusan kebidanan mengikuti jalur KIP semuanya di nyatakan lulus oleh pihak kampus setelah mengikuti seleksi ujian dalam sistem online

    Namun apa yang terjadi ratusan Mahasiswa di Mitra Sejati gagal mendapatkan KIP kuliah gratis
    di semester awal, mereka wajib membayar uang kuliah semester, biaya hidup, dan asrama meskipun dijanjikan keringanan.

    Salah seorang Dosen, J  yang mewakili ketua kampus di dalam pertemuan dengan beberapa orang yang mewakili orang tua siswa siswi mengatakan” Bantuan KIP itu memang tidak ada dan tidak jelas, pihak kampus juga sudah tertipu terhadap pihak yang di sebut sebut Hambalang, Ia juga mengatakan ada bapak nya KIP yang mengurus pencairan KIP.

    Senada dengan wakil ketua kampus yang bernama VA saat di konfirmasi melalui via WhatsApp nya mengatakan” Iya pak benar proses pengajuan beasiswa oleh organisasi elang 3 hambalang nya tidak ada informasi/kejelasan pak
    sehingga yayasan bertanggungjawab memberi solusi beasiswa yayasan bagi seluruh mahasiswa pak”jelasnya

    Atas peristiwa ini akhirnya sebahagian mahasiswa memilih keluar dari asrama untuk mencari rumah kos untuk mengurangi beban biaya kuliah.

    “Yang menjadi pertanyaan, Jika pihak kampus merasa di tipu mengapa tidak melakukan upaya apapun terhadap pelaku, yang telah merusak nama baik perguruan STIKES mitra sejati “ucap salah seorang wali siswa kepada wartawan detiknewsone.com

    Seandainya pihak kampus melakukan Pelanggaran dalam KIP
    mengambil alih status KIP atau memaksa mahasiswa KIP membayar biaya mandiri yang seharusnya ditanggung, jika tidak sesuai prosedur, berpotensi melanggar aturan pengelolaan KIP Kuliah, lanjutnya

    Sementara Pemerintah pusat tetap menggulir kan anggaran untuk kuliah gratis bahkan menambah anggaran dalam setiap tahunnya namun bagaimana  mahasiswa yang membutuhkan, kalau sistem perelesasian yang kesanya di persulit.

    Jika persoalan ini tidak segera di tanggapi oleh yang berwenang bagaimana nasib para mahasiswa yang mengharapkan kuliah gratis (KIP) yang telah di program kan oleh pemerintah.    (aus)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *