• Rab. Jul 15th, 2026

    Pemasangan Stiker Bansos di Batu Bara Picu Gelombang Graduasi Mandiri, Data Kemiskinan Makin Akurat

    Byredaksi

    Jul 15, 2026

    detiknewsone.com

    BATU BARA,-Kebijakan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batu Bara menempelkan stiker khusus di rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menunjukkan dampak masif.

    Langkah tegas yang dilakukan di seluruh Kecamatan ini berhasil memicu gelombang pengunduran diri secara sukarela (graduasi mandiri) dari warga yang sudah mampu secara ekonomi.

    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara MULIADI SE menyatakan,  bahwa penempelan stiker ini bukan sekadar penanda fisik, melainkan instrumen transparansi anggaran negara.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah bantuan sosial, baik PKH maupun BPNT, jatuh ke tangan yang benar-benar berhak. Respons di lapangan sangat positif, kontrol sosial masyarakat berjalan, dan banyak warga yang memilih mundur karena merasa ekonominya sudah membaik,” ujarnya

    Pemasangan stiker penanda ini membawa lima dampak utama pada peta sosial di Kabupaten Batu Bara:

    -Mendorong Kejujuran Publik: Memunculkan kesadaran moral bagi keluarga mapan untuk menyerahkan kuota bantuannya kepada yang lebih membutuhkan.

    -Pembersihan Data (Cleansing Data): Memudahkan petugas pendamping bansos melakukan verifikasi faktual dan menghapus data ganda atau salah sasaran

    -Keterbukaan Informasi: Tetangga dan masyarakat sekitar dapat memantau langsung distribusi bantuan di wilayahnya masing-masing

    -Efisiensi Anggaran:  Menekan potensi penyalahgunaan dana bansos di tingkat desa dan kecamatan.

    Keadilan Sosial: Kuota dari warga yang mundur dapat langsung dialihkan kepada warga miskin baru yang masuk dalam daftar tunggu.Meskipun kebijakan ini sempat memicu dinamika pro dan kontra terkait pelabelan, Dinsos Batu Bara menegaskan bahwa pendekatan ini dilakukan secara persuasif dan mengedepankan edukasi.

    Dinsos juga mengapresiasi tinggi para KPM yang dengan sukarela melepas kepesertaannya demi membantu sesama warga Batu Bara yang sedang kesulitan.

    Pemerintah Kabupaten Batu Bara berkomitmen untuk terus mengawal pembaruan data kemiskinan berbasis teknologi yang dikombinasikan dengan validasi fisik seperti gerakan stikerisasi ini. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat target pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Batu Bara secara signifikan.  (aus)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *