KAB. GARUT,-Dalam konteks Empat Pilar Kebangsaan, perdamaian dunia diartikan sebagai upaya bersama untuk menciptakan dunia yang damai, adil, dan sejahtera, melalui kerja sama internasional, diplomasi, dan penyelesaian konflik secara damai.
“Empat Pilar ini bukan hanya pedoman internal, tetapi juga fondasi kebijakan luar negeri yang aktif dan damai,” terang Anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag., MH saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan warga Limbangan, Kabupaten Garut Kamis 12 Maret 2026.
Kegiatan sebagai media Sosialisasi Dapil (Sosdap) MPR RI tersebut mengupas dan sebagai sarana menyosialisasikan terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI dan juga Bhineka Tunggal Ika.
Ditambahkan Hoerudin Amin yang juga anggota Komisi X DPR RI, perdamaian dunia adalah salah satu tujuan utama Empat Pilar Kebangsaan. Diantara ke empat tujuan itu antara lain yakni Pancasila sebagai ideologi negara yang menekankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Begitu juga Undang-undang Dasar (UUD) 1945 sebagai konstitusi negara yang mengatur kehidupan bernegara dan berbangsa, termasuk upaya menjaga perdamaian dunia.
Selanjutnya, NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bentuk negara yang menjamin kesatuan dan persatuan bangsa, serta berperan dalam menjaga perdamaian regional dan global. Sedang pilar lainnya adalah Bhinneka Tunggal Ika adalah semangat kebersamaan dan toleransi yang mendorong kerja sama internasional dan perdamaian dunia.
“Empat Pilar Kebangsaan Indonesia yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, memiliki keterkaitan erat dan selaras dengan prinsip perdamaian dunia. Karenanya perdamaian dunia dalam narasi Empat Pikar kebangsaan merupakan keselerasan dan memiliki semangat yang sama,” jelas legislator Fraksi PAN.
Oleh sebab itu, sambung Hoerudin, empat pilar negara harus terus mendapat penguatan dan terus diimplementasikan agar menjadi komitmen kebangsaan yang senantiasa dapat terus ditingkatkan,” pungkas politisi asal Dapil Jabar XI meliputi Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. (Red)

