Bupati Bogor Rudy Susmanto, Foto-ist
BOGOR,-Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengajak seluruh masyarakat Kab Bogor untuk memperkuat persatuan dan menyatukan berbagai perbedaan sebagai modal utama dalam membangun daerah dan bangsa Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Rudy saat mengikuti kegiatan penjemputan bendera pusaka milik Pemerintah Kabupaten Bogor, di Desa Malasari, Nanggung, Ahad (9/8). Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat terhadap semangat perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Rudy menegaskan, persatuan merupakan benteng pertahanan terakhir bangsa Indonesia. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus menjaga kebersamaan dan tidak membiarkan perbedaan berkembang menjadi perpecahan.
“Benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan. Musuh utama bangsa kita adalah perpecahan. Mari kita bersatu padu, menyatukan segala perbedaan, menyatukan segala kekuatan yang ada untuk membangun Bogor, untuk membangun bangsa Indonesia,” tandasnya.
Ia mengatakan, semangat persatuan tersebut menjadi semakin penting untuk terus diwariskan kepada generasi penerus. Menurutnya, perjuangan para pahlawan tidak berhenti setelah kemerdekaan diproklamasikan, tetapi harus dilanjutkan melalui pengabdian dan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan penjemputan bendera pusaka. Ia menilai, perjalanan menuju Desa Malasari yang tidak dekat menunjukkan masih kuatnya semangat nasionalisme dan patriotisme masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih, saya mengapresiasi perjalanan bapak dan ibu ke Desa Malasari yang tidak dekat. Tetapi disitulah yang menggugah hati, menggugah pikiran kita semua. Bahwa masih ada semangat jiwa nasionalisme, masih ada semangat patriotik dalam hati dan jiwa kita,” ungkapnya.
Rudy berharap semangat perjuangan yang tercermin melalui bendera pusaka dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, penjemputan bendera pusaka menjadi simbol untuk kembali menjemput semangat para pejuang dan pahlawan yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
“Mudah-mudahan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kita jemput semangat-semangat para pejuang, semangat para pahlawan yang tertuang dalam bendera pusaka yang akan kita bawa ke Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor. Terima kasih, kita gelorakan semangat kemerdekaan bersama-sama,” pungkasnya. (red)

