BOGOR,-Masyakat sipil Kabupaten Bogor satukan suara untuk mendesak pengusutan tuntas dugaan praktik korupsi melalui petisi anti korupsi dengan mengumpulkan menargetkan 1 juta tanda tangan di spanduk.
Gerakan petisi anti korupsi merupakan aspirasi masyarakat untuk mendorong penegak hukum untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan bebas dari segala bentuk praktik korupsi.
Riswan Riswanto mengatakan kepada segenap wartawan, mengajak masyarakat Kab Bogor agar ikut membubuhi tanda tangan petisi, ini adalah merupakan salah satu aspirasi mendesak para penegak hukum agar mengusut tuntas perkara dugaan praktik pemotongan upah pungut dilingkungan Kab Bogor dan usut tuntas dugaan praktik korupsi.
“kepada seluruh masyarakat Kab Bogor agar menyatukan suara melalui petisi, tolak segala praktik korupsi di Kabupaten Bogor, diantaranya kasus dugaan upah pungut di Kabupaten Bogor,” ajak Riswan
Lanjut Riswan, setiap warga masyarakat Kab Bogor yang ikut membubuhi tanda tangan adalah merupakan simbol dukungan terhadap memberantas korupsi, serta mendorong kepada penegak hukum agar diproses agar dilakukan secara transparan.
Masih menurut Riswan, masyarakat Kab Bogor akan terus mengawal dugaan beberapa kasus korupsi di Kab Bogor, pengumpulan petisi akan dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama dilakukan pada Senin, (21/9/2026) di Padepokan Padakamy, Kel Tengah, Kec Cibinong, sedangkan tahap kedua akan dilakukan pada Jum’at (25/9/2026) akan membentang petisi di depan Kantor DPRD Kab Bogor. (red)

