• Kam. Agu 13th, 2026

    Raih 444 Suara, Tantan Sulton Bukhawan, Terpilih Sebagai Ketua PWI Jabar Priode 2026-2031

    Byredaksi

    Agu 13, 2026

    detiknewsone.com

    BANDUNG,-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), gelar Konferensi Provinsi Jawa Barat, Tantan Sulton Bukhawan, menang telak raih 444 suara, acara digelar di Hotel Horison Bandung, Rabu, (12/8/2026).

    Yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Jabar  ada 3 kandidat Tantan meraih 444 suara, mengungguli Hardiansyah yang memperoleh 247 suara. Dalam penghitungan suara yang diikuti 699 pemilih tersebut, tercatat 2 suara abstain dan 6 suara tidak sah.

    Dalam menyampaikan visi dan misinya, Tantan menempatkan kantor PWI, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota, bukan sekadar sebagai simbol organisasi. Menurut dia, kantor PWI harus menjadi ruang bersama bagi wartawan untuk melahirkan gagasan, meningkatkan kompetensi jurnalistik, mendapatkan perlindungan profesi, serta mengembangkan pendidikan kewartawanan.

    “Bismillah. Kantor PWI di provinsi maupun Kabupaten/Kota harus menjadi rumah bagi wartawan. Rumah untuk melahirkan gagasan jurnalistik, pendidikan jurnalistik, perlindungan wartawan dan tempat membangun profesionalisme pers,”kata Tantan.

    Lanjut Tantan, pentingnya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tantan bahkan memasang target besar untuk mendorong lahirnya wartawan kompeten di Jawa Barat.

    “Saya akan mencetak 1.000 jurnalis PWI. Wartawan PWI akan menjalani UKW. Kita ingin membangun wartawan yang memiliki kompetensi, memahami kode etik, profesional dan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab,” ujarnya.

    Di hadapan peserta konferensi, Tantan juga menekankan bahwa peningkatan hubungan dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan tidak boleh menghilangkan fungsi kontrol sosial pers.

    Ia menawarkan pola hubungan yang dibangun atas dasar saling membutuhkan, saling menghormati dan saling memahami, tetapi tetap menempatkan pers sebagai institusi yang menjalankan fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat.

    “Kita harus membangun kerja sama yang saling membutuhkan dan saling pengertian, baik dengan pemerintah maupun dengan semua unsur masyarakat. Tetapi fungsi kontrol sosial tidak boleh hilang. Pers tetap harus kritis,” tegasnya.

    Sikap kritis tersebut sebelumnya juga pernah disampaikan Tantan dalam forum terkait penyelenggaraan Pemilu. Ia mengingatkan wartawan agar tidak sekadar menyalin rilis lembaga pemerintah, melainkan melakukan verifikasi dan melihat kepentingan masyarakat dalam setiap pemberitaan.

    Dengan demikian, visi Tantan tidak hanya berbicara mengenai penguatan organisasi, tetapi juga menempatkan profesionalisme, kompetensi, independensi dan fungsi kontrol sosial sebagai fondasi PWI Jabar ke depan.

    Dalam kesempatan tersebut Ketua terpilih menetapkan Olan Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.    (red)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *