BATU BARA,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan APBD (R-APBD) Tahun Anggaran 2027.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batu Bara, Safi’i, S.H., dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara, Rusian Heri, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati, beserta unsur Forkopimda dan jajaran kepala OPD. Selasa 6 /10/2026
Dalam sidang paripurna tersebut, enam fraksi DPRD Kabupaten Batu Bara menyatakan persetujuan agar Nota KUA-PPAS R-APBD TA 2027 dilanjutkan ke tahap pembahasan bersama antara Badan Anggaran (Banggar) legislatif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) eksekutif.
Persetujuan tersebut dibarengi dengan sejumlah masukan, rekomendasi, serta catatan kritis.
Berikut adalah poin pandangan umum dan sikap politik dari masing-masing juru bicara fraksi:
1. Fraksi PDI Perjuangan (dibacakan oleh Atika Arfah Matondang, S.IKom.): Menyatakan persetujuan untuk melanjutkan pembahasan sesuai regulasi yang berlaku. Fraksi ini menekankan agar Pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mengambil langkah konkret atas persoalan masyarakat, termasuk mendorong pengelolaan BUMD secara lebih profesional.
2. Fraksi Partai Gerindra (dibacakan oleh M. Safi’i): Memberikan persetujuan prinsip untuk membawa dokumen anggaran ke tahapan selanjutnya. Gerindra mengingatkan agar mekanisme pembahasan tetap patuh pada ketentuan perundang-undangan dengan ruang penyempurnaan substansi yang transparan.
3. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (dibacakan oleh Suminah): Menyatakan dukungan penuh agar 3 Nota Ranperda terkait didorong pembahasannya secara lebih detail, efektif, dan efisien demi menghasilkan anggaran daerah yang akuntabel.
4. Fraksi Karya Pembangunan Nasional (KPN) (dibacakan oleh Suriadi, SH): Menyetujui dan merekomendasikan pembahasan secara mendalam di tingkat komisi dan panitia kerja agar alokasi anggaran benar-benar sehat dan menyentuh kebutuhan publik.
5. Fraksi KDRI (dibacakan oleh Alpon Sirait ST Menerima dokumen rancangan untuk dibahas lebih lanjut. KDRI menitikberatkan rekomendasi pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penajaman target keuangan, dan pembentukan tim khusus pendapatan daerah.
6. Fraksi PAN (dibacakan oleh Syaiful Bakhri / Chairul Bariah, SM): Menyampaikan apresiasi positif dan memberikan lampu hijau untuk pembahasan lanjutan. PAN berharap penyusunan KUA-PPAS TA 2027 ini dilakukan secara terbuka agar arah pembangunan daerah dapat dikawal bersama oleh publik.
Menanggapi persetujuan dan pandangan umum dari keenam fraksi tersebut, Sekda Rusian Heri menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi dari pihak eksekutif. Pemerintah Kabupaten Batu Bara berkomitmen untuk menjadikan setiap catatan strategis legislatif sebagai bahan penyempurnaan utama agar APBD TA 2027 dapat ditetapkan tepat waktu dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat Batu Bara. (aus)

