• Sab. Jun 27th, 2026

    Pj.Bupati Bogor Tinjau Langsung Bencana Banjir Daerah Cisarua, Ada 5 Unit Rumah Yang Terdampak

    Byredaksi

    Jan 29, 2025

    Pj.Bupati Bogor Tinjau Langsung Kondisi Bencana Banjir Daerah Cisarua, (29/1/2025)

    BOGOR,-detiknewsone.com-Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri meninjau langsung kondisi bencana luapan air, di Kampung Pensiunan, Rt 03/01, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Rabu, (29/1/2025).

    Pj. Bupati Bogor hadir bersama Wakil Kapolres (Wakapolres) Bogor dan Forkopimcam Cisarua, didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor dan Kepala Pelaksana BPBD beserta sejumlah elemen masyarakat.

    Untuk diketahui, kondisi terkini saat ini air sudah mulai surut, penyebab banjir dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi sementara Tembok Penahan Tanah (TPT) tidak mampu menahan volume air, sehingga menyebabkan air sungai meluap.

    Ada 5 unit rumah yang terdampak langsung, dan 1 unit rumah mengalami rusak parah, dengan kondisi dinding dapur, kamar dan ruang tamu roboh akibat bencana tersebut.

    Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri menjelaskan, di wilayah ini ada saluran air yang posisinya berada di atas rumah warga dengan kondisi TPT yang tak mampu menahan luapan air akibat intensitas hujan yang tinggi.

    “Tentu segera akan diperbaiki TPT tersebut, termasuk meninggikan posisinya. Sehingga jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, air tidak keluar melimpah ke rumah-rumah di bawahnya dan membahayakan masyarakat,” jelas Bachril.

    Bachril menerangkan, ada lima rumah yang terkena dampak langsung bencana, dan kami bersama Forkopimda hari ini memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk waspada di tengah kondisi cuaca ekstrim.

    “Saat ini kondisi cuaca cukup ekstrim, saya menghimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah kondisi cuaca saat ini,” ujar Bachril.

    Bachril menambahkan, kawasan puncak ini merupakan 0 kilometer aliran Sungai Ciliwung yang harus kita tata dengan baik. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak merusak alam, khususnya di Kawasan Puncak.   (red)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *