Percakapan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Dengan Sejumlah Awak Supir Jalur Wisata Puncak Bogor, Menyampaikan Ada Pemotongan Uang Insentif Sebesar Rp. 200 Ribu, (Poto Tangkap Layar Vidio Singkat KDM)
BOGOR,- detiknewsone.com-Tujuan untuk mencegah kemacetan di jalur puncak Bogor pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri 1446 H, para awak supir angkot diberi uang insentif oleh Gubernur Jabar Dedy Mulyadi dengan perjanjian agar para supir tidak menjalankan aktipitas angkot selama lebaran.
Viral di media sosial percakapan vidio singkat antara Gubernur Jabar dengan sejumlah Supir Angkutan Dalam Kota (Angkot), jalur puncak Bogor terbongkar ada praktik pemotongan uang insentif supir angkot sebesar Rp. 200 ribu.
Gubernur Dedy Mulyadi dalam percakapan menanyakan siapa yang memotong uang insentif tersebut, berasal dari Bank Jabar dan Baznas…..? Dalam Vidio sejumlah awak supir menyatakan,”bahwa yang memotong di duga berasal dari oknum pegawai Dishub Kab Bogor dan KKSU, awal para oknum meminta seiklasnya namun dipatok sebesar Rp. 200 ribu, hal ini lah para awak supir tidak menerima,” kata awak supir dalam percakapan Vidio KDM.
Lanjut dalam vidio KDM uang insentif di berikan secara tunai Rp. 1 juta dan Rp. 500 ribu berupa barang,”dalam percakapan apabila masalah ini akan di proses secara hukum para awak supir siap akan jadi saksi dalam persidangan nanti,”ujar awak supir. (red).

