• Sel. Okt 27th, 2026

    HMI Cabang Kota Bogor Gelar Aksi Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Byredaksi

    Okt 27, 2026

    detiknewsone.com

    BOGOR,-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (27/10/2026) sore. Aksi yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB itu membawa 8 tuntutan sebagai bentuk evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Massa aksi menyuarakan berbagai persoalan krusial yang dinilai belum terselesaikan, mulai dari kerusakan lingkungan, ketimpangan ekonomi, mahalnya harga kebutuhan pokok, hingga persoalan pendidikan, reforma agraria, dan penegakan hukum.

    Aksi ini menjadi wujud sikap kritis HMI Cabang Kota Bogor untuk mendorong pemerintah melakukan evaluasi total terhadap kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada rakyat.

    Delapan Tuntutan HMI Cabang Kota Bogor:

    1.Tuntaskan Krisis Lingkungan. Mendesak pemerintah menuntaskan pemulihan lingkungan, memberikan sanksi tegas kepada korporasi dan individu perusak lingkungan, serta mencabut regulasi yang melemahkan perlindungan ekosistem.

    2.Benahi Ketimpangan Ekonomi. Menuntut pembenahan kebijakan ekonomi nasional untuk mengatasi ketimpangan sosial yang semakin melebar.

    3.Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM. Mendesak pemerintah mengambil langkah konkret menurunkan harga bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencekik rakyat.

    4.Wujudkan Pendidikan Gratis dan Sejahterakan Guru. Menuntut jaminan pendidikan gratis yang merata serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

    5.Reshuffle Kabinet. Mendesak Presiden untuk segera melakukan perombakan kabinet sebagai bentuk evaluasi kinerja menteri yang tidak becus.

    6.Wujudkan Reforma Agraria Sejati. Mendesak pemerintah melaksanakan reforma agraria dan memberikan perlindungan serta keadilan bagi masyarakat korban konflik agraria.

    7.Berantas KKN. Menuntut penuntasan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) hingga ke lingkaran kekuasaan.

    8.Tegakkan Supremasi Sipil. Mendesak penegakan supremasi sipil dan menolak militerisme di ruang-ruang sipil serta ruang demokrasi.

    Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Moeltazam, menegaskan aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa.

    Melalui delapan tuntutan tersebut, HMI Cabang Kota Bogor berharap pemerintah tidak anti-kritik dan segera mengambil langkah nyata untuk menjawab kegelisahan masyarakat. (sa)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *