• Kam. Okt 22nd, 2026

    Bapeksi Gelar Konsolidasi Wilayah se-Jawa Barat, Bapeksi Untuk Rakyat

    Byredaksi

    Okt 22, 2026

    detiknewsone.com

    BOGOR,-Barisan Pejuang Demokrasi (Bapeksi) menggelar konsolidasi wilayah se-Jawa Barat di Hotel Lorin Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (21/10/2026).
    Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Tb. Hasanudin, organisasi kemasyarakatan ini menegaskan komitmennya untuk mengawal advokasi hukum gratis dan mendongkrak ekonomi kerakyatan melalui seruan “Bapeksi Untuk Rakyat!”.

    Tb. Hasanudin mengungkapkan, pendirian Bapeksi berakar dari keprihatinan terhadap minimnya akses keadilan bagi masyarakat kecil di daerah. Banyak warga dinilai masih awam hukum dan tidak memiliki kemampuan finansial untuk mendapatkan pendampingan advokat.

    “Saat ini ada 27 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang berada di dalam jaringan kami. Mereka aktif melakukan pendampingan serta penyuluhan hukum langsung kepada masyarakat,” ujar Tb. Hasanudin di hadapan para kader.

    Sebagai bagian dari program jangka panjang, Bapeksi juga berfokus pada pendidikan kader hukum. Organisasi ini tengah membiayai tiga anggotanya untuk menempuh studi S2 Hukum guna mencetak advokat yang berpihak pada rakyat kecil.

    Di sektor sosial dan ekonomi, Tb. Hasanudin menekankan prinsip perjuangan sabisabisa (semampunya) demi kesejahteraan warga. Salah satu program yang menonjol adalah budidaya ikan yang kini telah tersebar di 16 titik, dengan keberhasilan signifikan tercatat di wilayah Wanayasa.
    “Enam bulan panen, langsung kami bagikan kepada masyarakat agar mereka bisa mandiri dan hidup dari usaha tersebut. Memang tidak semua langsung sukses, ada prosesnya, tapi gerakan ini terus berjalan,” tutur dia.

    Pentingnya Edukasi Hukum dan Kemandirian Ekonomi
    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Hukum DPP Bapeksi, Ardi, menyoroti pentingnya edukasi hukum yang masif bagi masyarakat bawah. Menurutnya, literasi hukum sangat mendesak karena masih banyak warga yang belum memahami isi serta penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru.

    Tak hanya membentengi rakyat dari sisi hukum, Bapeksi juga merancang program kemandirian ekonomi.Sekretaris Jenderal DPP Bapeksi, Bahroji, menyatakan bahwa organisasi terus mendorong lahirnya produk-produk lokal yang mandiri. Salah satu produk unggulan yang mulai diperkenalkan adalah “Batik Ciwitan” asal Kabupaten Bogor.

    Guna memperluas dampak ekonomi, tim Bapeksi saat ini tengah menggelar roadshow pelatihan pembuatan batik tersebut ke berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat.Melalui simbol logo tangan mengepal yang menggenggam bendera Merah Putih, Bapeksi menegaskan perannya bukan sekadar organisasi massa, melainkan instrumen perjuangan demokrasi yang bergerak nyata di jalur hukum dan ekonomi sosiologis. (Media Center BAPEKSI Kab. Bogor/sa)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *