• Ming. Jun 14th, 2026

    Sekda Ajat Rochmat Jatnika Apresiasi kepada RSUD Leuwiliang, Berbagai Inovasi Tingkatkan Pelayanan

    Byredaksi

    Nov 16, 2024

    BOGOR,-detiknewsone.com,-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor, meraih penghargaan tertinggi Bintang 5 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan kepada Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika di Aula Utama RSUD leuwiliang, Jum’at, (15/11/2024).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyatakan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran RSUD Leuwiliang yang merupakan garda terdepan dalam melayani kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

    “Terimakasih atas lahirnya berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ini sangat luar biasa terus semangat dan terus berinovasi,” kata Sekda Ajat.

    Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSUD Leuwiliang dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui implementasi berbagai inovasi teknologi kesehatan, seperti integrasi sistem antrian online, sistem klaim, e-SEP, fingerprint, dan frista, serta implementasi bridging farmasi dan rekam medis elektronik yang diterapkan di RSUD Leuwiliang menjadi kunci keberhasilan meraih penghargaan ini. Hal ini menunjukkan bahwa RSUD Leuwiliang terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.

    Sementara Dirut RSUD Leuwiliang, Vitri Winastri mengatakan, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, pihaknya berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk sejumlah pelayanan di RSUD Leuwiliang.

    “Bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepada kami, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga RSUD Leuwiliang bisa menjadi role model juga buat rumah sakit lain dalam transformasi digitalisasi,” terangnya.  (red)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *